Gak terasa... sudah setahun berlalu, sejak bulan puasa satu tahun yang lalu, ..... sudah 2 tahun berlalu, sejak bulan puasa 2 tahun yang lalu .... yah semuanya terasa berjalan sangat cepat.. Dan yang pasti banyak sudah tindakan, sikap dan tingkah laku yang mungkin telah menyakiti orang-orang tersayang maupun orang-orang lain di sekitar kita....
Selamat datang Ramadhan / Bulan Puasa 1428H, semoga kita bisa menjalani dengan hati yang bersih. Mohon dimaafkan segala kesalahan dan khilaf ogut yang sengaja maupun tidak.
Taqobalallahu minna wa minkum
Marhaban ya Ramadhan..Met datang bulan Puasa :)
Thursday, September 13, 2007Posted by Jali at 10:10 AM 4 comments
Labels: Umum
Pilkada DKI Jakarta
Thursday, July 26, 2007
Menjelang pilkada Gubernur DKI Jakarta mendatang saya mendapatkan kiriman dari seorang teman yang tampaknya cukup menarik untuk kita cermati bersama. Isinya adalah beberapa daftar hal yang dapat menjadi perhartian dalam memilih para Balon Gubernur DKI ini.
JANGAN PILIH GUBERNUR YANG:
1. Sudah Curi Start Kampanye
Baru Kampanye aja udah curang apa lagi kalo udah jadi Gubernur.. Apa lagi yang mau di curi? Uang Rakyat? Jatah Kesejahteraan Rakyat.
2. Cuma Bisa Bikin Pertanyaan Bukan memberi jawaban /Solusi
Dalam selebarannya cuma berisi pertanyaan misalnya: Bosan Banjir? Biaya Pendidikan Kok Mahal? Susah Cari Kerja? dsb..dsb.. Itu tanda-2 bahwa mereka akan mengelak karena pasti ketika menjadi gubernur mereka mengelak, bahwa mereka tidak pernah berjanji.
Jangan Mau tertipu dengan kalimat tanya. Ingat kalimat tanya mereka bukan lah Visi atau program mereka.
3. Titipan Orde Baru
Hati-2 dengan Laten ORde BAru. Orba Bisa Menyusup kemana saja dengan sejuta alasan yang membuai dan meninabobokan warga pada saat kampanye.
4. Loyal Terhadap Partai
Kalo mereka terpilih jadi Gubernur, Mereka akan lebih loyal kpd partainya daripada Kepada Rakyat. Mereka Berhutang budi pada partai yang telah mengusung mereka menjadi Gubernur. Politik Balas Budi Akan mereka terapkan. Apa saja akan mereka jalankan yang penting partainya senang.
Selamat Berpikir..
Kira-kira bakal bisa sesuai harapan tidak ya Gubernur DKI mendatang :) Yah.. mari kita doakan bersama.
Posted by Jali at 3:03 PM 3 comments
Labels: Umum
IPDN oh IPDN ....

Lima Praja IPDN Tersangka Kasus Penganiayaan
Senin, 23 Juli 2007 | 19:31 WIB
TEMPO Interaktif,Sumedang:Kepala Polda Jawa Barat Irjen. Polisi Sunarko DA mengatakan telah menetapkan tersangka kasus pengeroyokan yang mengakibatkan meninggalnya warga Jatinangor Sumedang, Wendi Budiman, 22 tahun. "Hari ini lima orang saya tingkatkan statusnya jadi tersangka," katanya di Mapolsek Jatinangor, Sumedang, Senin (23/7).Para praja tingkat empat itu seharusnya menjalani wisuda pada 4 Agustus mendatang bersama 1.100 praja Tingkat IV lainnya yang rencananya akan dihadiri presiden.**)
IPDN... oh ... IPDN.. sepertinya tidak ada habis-habisnya pemberitaan mengenai kebrutalan yang terjadi di IPDN. Belum habis ingatan kita mengenai kasus IPDN yang terakhir, yang menyebabkan meninggalnya Praja Cliff Muntu, sekarang muncul lagi kasus pengeroyokan yang mengakibatkan warga setempat meninggal. Padahal kelima praja yang mengeroyok Wendi Budiman akan diwisuda tahun ini.

Berbagai protes dan demo dialamatkan bagi lembaga yang diharapkan mencetak praja-praja bermutu bagi kelangsungan hidup pemerintahan negara ini. Tapi tampaknya belum ada langkah yang tegas yang diambil oleh Pemerintah untuk menyikapinya. Akankah korban terus berjatuhan. Apakah pendidikan dan mutu seperti ini yang kita harapkan ? Tanya ken..n..napa ?
sumber : **)TEMPO Interaktif
Posted by Jali at 1:38 PM 4 comments
Labels: Umum
Naik Motor.... :)
Wednesday, July 11, 2007Ah... akhirnya ada kesempatan nulis lagi.... setelah beberapa hari ini ....sejak tulisan pertama ... sepertinya waktu yang ada tidak sempat digunakan untuk mengisi blog ini....
Lima hari yang lalu saya putuskan ingin ke kantor naik motor... :), alasannya ... yah.. untuk mempercepat waktu di jalan... jadi bisa lebih cepat bermain dengan anak sebelum dia tidur. Sementara itu mobil akan saya gunakan untuk keperluan keluarga dan keperluan lainnya yang perlu. Sementara itu untuk ke kantor saya bisa meluncur deh dengan motor :).
Muncul pertanyaan lagi tuh di benak saya... mau yang baru tapi nyicil atau yang second saja. Ya pikir punya pikir lagi,... ah saya putuskan mencari motor second saja dan beli putus (lunas) jadi tidak ada kewajiban bulanan dan jika ada kebutuhan atau berubah pikiran saya bisa cepat jual kembali. Lalu motor laki atau bebek ya ?
Pilihan saya tetapkan ke motor bebek karena lebih santai mengendarainya, sedangkan motor laki, berdasarkan pengalaman saya dulu dengan Suzuki FXR 150.... wah capek deh. Apalagi untuk kondisi Jakarta yang sering macet. Memang sih tampilannya gagah benar...seperti motor balap (Kalo lewat pasti gak ada yang gak ngelirik...pokoke keren deh.... ini termasuk trik mendekati istri - dulu...hehehe).
Sempat terpikir untuk naik sepeda juga ke kantor. Dari Sunter ke daerah Thamrin kira2 cuma 12 m ... tapi setelah dipikir lagi... wah ntar kalo pas lagi gak semangat... pulangnya gimana ya... masa naik taksi.... yang ada malah jadi boros nih... :) (karena kalau naik bus ... ampuun... muternya gak nahan... lama... muter2 dulu....bisa 2 jam-an.. padahal kalau naik mobil paling cuma 30/45 menit).
Hari Sabtu tanggal 11 Juli, kemarin akhirnya saya membeli sebuah motor yang saya anggap cukup baik penampilannya (sporty) dan dari segi harga juga tidak di atas harga pasar. Maka mulailah saya mengendarai motor ke kantor mulai hari Senin kemarin. Perasaan saya... wah senang sekali... karena yang biasanya mengalami macet... sekarang saya bisa meluncur bebas tanpa hambatan, dan santai banget.
Efek sampingnya lainnya .... anak saya si Mecca Tauriq (1 tahun 1 bulan) .. tiap kali liat saya pulang kantor ... bawaannya nafsu banget untuk diajak jalan-jalan. Ya bapak mana yang tega gak mengabulkan permintaan anaknya... hhehehe.... jadi deh dari hari Senin kemarin rutinitasnya bertambah... tiap pulang dan pergi .. pasti harus mengajak si kecil jalan-jalan dulu keliling komplek. Naik motor memang lebih hemat, irit, cepat ... dan nyantai bow... hehehe...
Jiwa bikersnya muncul lagi nih ... hehehehe.....
Posted by Jali at 3:25 PM 8 comments
Labels: Umum
Menulis itu mudah ???
Sunday, June 24, 2007 ”…Ah, saya tidak punya bakat untuk menulis…”
”…Menulis itu sulit...”
”…Susah untuk mendapatkan ide untuk menulis…”
”…Menulis adalah pekerjaan yang menyebalkan…”
”…Saya tidak punya waktu untuk menulis…”
”…Pokoknya saya tidak suka menulis…”
Apakah Anda termasuk orang yang melontarkan salah satu komentar di atas? Saya pun rasanya termasuk salah satu tipe orang yang sering mempunyai pikiran seperti tersebut di atas. Rasanya untuk menulis bukan hal yang mudah buat saya. Terkadang sepertinya waktu yang ada mendingan saya gunakan untuk hal lainnya saja. Saya sering berpikir lebih menyenangkan membaca tulisan orang lain daripada membuat sebuah tulisan sendiri.
Beberapa waktu yang lalu teman1, teman2 saya... tetangga di kantor .. .bahkan istri saya sendiri sudah mulai menulis pada blog-nya masing-masing. Isinya bermacam-macam, ibarat supermarket barang apapun ada. Hal ini rasanya lambat laun mulai menggelitik saya ( gak sampai bikin geli loh... :) ) untuk mulai mencoba menyalurkan apa yang ada dalam kepala saya ke dalam media tulisan ini. Yah iseng-iseng sajalah ... moga-moga yang membaca dapat mengerti apa yang saya tulis / sampaikan dan saya bisa melatih kemampuan saya untuk menyampaikan segala sesuatunya dengan gaya bahasa yang lebih baik dan lebih terstruktur.
Pernah saya membaca suatu artikel di internet bahwa keterampilan menulis bukanlah monopoli kalangan penulis, pengarang, wartawan, ataupun peneliti saja, tapi siapa pun berhak. Keterampilan merangkai kata dan kalimat ini rasanya dapat menjadi nilai plus bagi kita yang mau mencobanya.
Walaupun pada suatu artikel lainnya ada pendapat yang beranggapan bahwa menulis di blog adalah kerjaan yang sia-sia dan membuang waktu atau bahkan yang agak lebih negatif berpendapat bahwa penulis blog adalah jurnalis frustrasi, tetapi menurut saya adalah lebih menyenangkan bila kita melihat sisi positifnya saja dan jangan terlalu memenuhi isi kepala kita dengan pikiran yang negatif ... Salurkan saja lewat tulisan ... gampang kan ... :) ............... (**red. seperti kata Gus Dur : Gitu aja koq Repot **)
source :www.sinarharapan.co.id
Posted by Jali at 9:12 PM 4 comments
Labels: Umum


